backup og meta

Tips Membangun Hubungan yang Sehat dengan Pasangan

Memiliki hubungan yang sehat tentu menjadi dambaan bagi setiap pasangan. Meski begitu, masih banyak pasangan yang belum memahami cara menciptakan hubungan sehat. Apa saja yang harus dilakukan?

Tips Membangun Hubungan yang Sehat dengan Pasangan

Tips hubungan yang sehat

Membangun hubungan rumah tangga ataupun pacaran yang sehat sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan. Anda dan pasangan dapat memiliki hubungan ini dengan cara menerapkan beberapa tindakan sederhana.

Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan agar hubungan Anda dengan pasangan menjadi lebih sehat.

Stres, cemas, atau kelelahan? Terima tips praktis untuk mengelola stres setiap hari melalui WhatsApp.

1. Sempatkan waktu untuk quality time

tips hubungan yang sehat

Quality time dapat menambah keintiman antara Anda dan pasangan. Maka dari itu, cobalah untuk meluangkan waktu sesekali bertemu tatap muka dengan pasangan.

Ketika bertemu, singkirkan pikiran-pikiran lain dan fokuslah kepada pasangan. Jauhkan ponsel dari jangkauan agar waktu yang dihabiskan berdua semakin berkualitas.

Agar terhindar dari rasa bosan, Anda dan pasangan bisa mencoba aktivitas baru, misalnya pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi atau makan di restoran baru.

Namun, pastikan aktivitas tersebut sama-sama bisa dinikmati berdua. Dengan begitu, hubungan yang dijalani akan semakin menyenangkan.

2. Sama-sama peduli dan mau terlbat

Sebuah hubungan sehat, langgeng, dan harmonis haruslah memiliki ikatan batin yang kuat. Lemahnya ikatan batin bisa membuat hubungan rentan goyah dan hancur.

Bayangkan sebuah jembatan yang membentang di atas permukaan air. Jika hanya satu sisi yang kuat, jembatan akan mudah patah seiring waktu karena tidak ditopang sisi seberangnya.

Begitu juga dengan hubungan asmara. Kedua pihak yang terlibat di dalam hubungan harus mau berkompromi demi satu sama lain.

Selain itu, Anda dan pasangan juga wajib peduli dengan satu sama lain dan mau terlibat dalam segala situasi. Tujuannya agar hubungan tetap langgeng dan dapat bertahan dengan baik.

3. Jujur dan terbuka terhadap pasangan

terbuka dengan pasangan

Kejujuran merupakan salah satu kunci utama dalam sebuah hubungan. Kebohongan dari pasangan ataupun diri Anda sendiri berpotensi memicu pertikaian, sekecil apa pun itu.

Ketika Anda merasakan ada yang mengganjal, sampaikanlah secara terbuka. Bicarakan dengan kepala dingin untuk mencari jalan keluar terbaik.

Menyimpan masalah dari pasangan nantinya malah akan menimbulkan kesalahpahaman. Hal ini juga dapat menjadi tanda bahwa Anda tidak memercayai pasangan sepenuhnya.

4. Tidak serba menuntut

Setiap manusia memiliki karakteristik yang berbeda antara satu sama lain. Maka, saat menjalin hubungan, Anda harus sudah siap dengan segala kelebihan dan kekurangan pasangan.

Namun, bukan berarti Anda hanya pasrah memaklumi sifat pasangan yang kurang baik. Saat tindakan pasangan terasa kurang enak, sampaikan perasaan Anda dengan baik.

Meski begitu, jangan langsung menuntut pasangan untuk berubah. Berkomunikasi dapat membantu Anda berdua menemukan jalan tengah dan bahkan kembali mesra setelah bertengkar.

5. Saling menghargai

Hubungan yang sehat melibatkan dua orang yang berkedudukan adil dan sama kuat. Tidak boleh ada yang derajatnya lebih tinggi atau merasa lebih spesial dari pihak satunya. 

Rasa saling menghargai bisa ditunjukkan dengan tindakan kecil, seperti:

  • mengakui kesalahan, 
  • meminta maaf saat berbuat salah, dan 
  • berterima kasih atas segala hal baik yang dilakukan pasangan untuk Anda.

Secara tidak langsung, sikap ini menunjukkan bahwa Anda mengapresiasi dan menghargai keberadaan pasangan. Pasangan pun akan termotivasi untuk melakukan hal serupa.

Hubungan yang sehat juga tentunya harus terbebas dari kekerasan seksual, fisik, maupun kekerasan emosional seperti merendahkan atau melecehkan harga diri pasangan.

6. Jaga komunikasi dengan baik

komunikasi dengan pasangan

Kunci utama dalam mewujudkan sebuah hubungan yang sehat yaitu komunikasi yang baik. Sementara itu, buruknya komunikasi akan membuat Anda dan pasangan merasa tidak terhubung.

Saat membutuhkan sesuatu, sampaikan saja kepada pasangan. Jangan membiarkan pasangan menebak-nebak sendiri apa yang Anda perlukan.

Begitu pula ketika Anda merasa tidak nyaman dengan perilaku pasangan. Lewat komunikasi yang baik dengan pasangan, masalah akan terasa lebih ringan untuk dihadapi.

Jika Anda dan pasangan kesulitan dalam menciptakan hubungan yang sehat, konsultasi ke psikolog atau psikiater juga dapat menjadi opsi. Konsultasi membantu mencari akar permasalahan dalam hubungan. 

Selain itu, Anda dan pasangan akan dibantu mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan begitu, hubungan asmara dapat terjalin dengan cara yang sehat.

Ragam tips membangun hubungan yang sehat

  • Menyempatkan waktu untuk quality time, sesibuk apa pun itu.
  • Sama-sama peduli dan mau terlibat, baik saat suka maupun duka.
  • Jujur dan terbuka terhadap pasangan tanpa ada yang ditutupi.
  • Tidak serba menuntut, tetapi tetap menyampaikan keresahan yang dirasakan dengan baik.
  • Saling menghargai satu sama lain.
  • Menjaga komunikasi berjala dengan baik.
thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Tips for Building a Healthy Relationship. (2022). Retrieved 29 December 2022, from #www.helpguide.org/articles/relationships-communication/relationship-help.htm

10 Signs of a Healthy Relationship – One Love Foundation. (2022). Retrieved 29 December 2022, from #www.joinonelove.org/signs-healthy-relationship/

What Does a Healthy Relationship Look Like?. (2022). Retrieved 29 December 2022, from #www.ny.gov/teen-dating-violence-awareness-and-prevention/what-does-healthy-relationship-look

10 Tips for Healthy Relationships | Healthy Relationships | Amherst College. (2022). Retrieved 29 December 2022, from #www.amherst.edu/campuslife/health-safety-wellness/counseling/self_care/healthy_relationships/10_tips_for_health_relationships

Building and maintaining healthy relationships. (2022). Retrieved 29 December 2022, from #www.healthdirect.gov.au/building-and-maintaining-healthy-relationships

Versi Terbaru

19/01/2023

Ditulis oleh Bayu Galih Permana

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana

Artikel Selanjutnya

Agar Pacaran Langgeng, Ini 7 Batasan yang Perlu Disepakati

Salah satu cara untuk memiliki hubungan pacaran yang sehat adalah dengan menetapkan batasan atau boundaries. Dengan batasan, Anda bisa merasa lebih nyaman dan aman untuk menjalin hubungan tersebut.

Agar Pacaran Langgeng, Ini 7 Batasan yang Perlu Disepakati

Personal boundaries, termasuk terhadap pasangan, juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan mental. Inilah berbagai batasan dan peraturan yang perlu disepakati bersama agar hubungan Anda tetap sehat.

Batasan dalam pacaran yang perlu disepakati

Pacaran memang merupakan bentuk komitmen dengan seseorang. Namun, jangan sampai status Anda sebagai pacar membuat Anda mengatur segala tingkah laku pasangan Anda.

Inilah salah satu alasan mengapa sebuah hubungan harus didasari dengan batasan-batasan pribadi dari kedua belah pihak.

Namun, sebelum membangun kesepakatan tentang batasan bersama pasangan, pastikan Anda sudah tahu tentang kebutuhan Anda. Setelah itu, cobalah membangun batasan dengan berbagai poin berikut.

1. Batasan waktu

punya pasangan ocd

Menjalin hubungan bukan berarti bahwa Anda harus selalu bersama pasangan. Wajar jika pada satu waktu, Anda memang membutuhkan waktu untuk sendiri.

Sebaliknya, kesibukan akan pekerjaan atau hal lain sebaiknya tidak menjadi alasan Anda untuk bisa mengabaikan pasangan Anda sepenuhnya.

Oleh karena itu, penting untuk menyepakati pada saat seperti apa Anda membutuhkan waktu untuk diri sendiri.

Selain itu, sepakati pula seberapa sering komunikasi perlu dilakukan saat salah satu dari Anda sedang sibuk-sibuknya.

Just Mind, salah satu pusat konseling di Texas, AS, menyebutkan bahwa kemampuan mengatur batasan waktu untuk diri sendiri dan pasangan adalah salah satu cara membangun hubungan pacaran yang sehat.

2. Batasan kontak fisik dalam pacaran

Beberapa orang mungkin merasa nyaman untuk bergandengan tangan di depan umum dengan pasangannya. Namun, tidak sedikit pula yang merasa risi melakukannya.

Maka, pastikan bahwa Anda mengetahui batasan kontak fisik pasangan Anda saat pacaran. Hal ini termasuk dengan kekerasan dalam hubungan yang tidak boleh terjadi.

Dengan menyepakati peraturan fisik dalam hubungan pacaran, Anda berdua akan sama-sama merasa nyaman dan aman.

Sebelum melakukan kontak fisik, pastikan juga untuk selalu bertanya terlebih dahulu kepada pasangan. Ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pasangan Anda pun memiliki keinginan serupa.

3. Batasan seksual

Batasan tidak hanya diciptakan oleh pasangan yang berpacaran, tetapi juga mereka yang sudah menikah. Salah satu batasan yang dibahas di sini adalah batasan tentang seksual.

Jangan takut untuk memberitahu pasangan Anda tentang waktu-waktu ketika Anda merasa tidak nyaman untuk melakukan hubungan seksual.

Anda juga bisa menentukan seberapa lama dan seberapa sering hubungan intim bisa dilakukan.

Kenyamanan merupakan kunci penting dalam hubungan intim yang sehat. Maka, jangan ragu untuk menyepakati aturan “permainan” sebelum melakukannya.

Penting untuk diketahui!

Meski sudah menikah, hubungan seksual tetap harus dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak. Memaksakan berhubungan intim dengan istri ataupun suami merupakan suatu bentuk marital rape atau pemerkosaan di dalam pernikahan.

4. Batasan finansial

kopi darat teman kencan

Masalah finansial merupakan salah satu ujian dalam hubungan yang cukup sering ditemukan. Maka, penting untuk membuat kesepakatan terkait finansial dengan pasangan Anda.

Salah satu contoh batasan finansial adalah tentang split bill. Pastikan bahwa hal tersebut tidak membebani salah satu pihak, terutama jika Anda masih sebatas teman dekat.

Anda bisa membuat batasan finansial dalam hubungan dengan menentukan seberapa banyak uang yang bisa Anda keluarkan saat pacaran.

5. Batasan emosional

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa perasaan atau kondisi emosional pasangannya merupakan tanggung jawab mereka.

Padahal, Anda tidak akan pernah bisa memahami perasaan orang sepenuhnya dan bertanggung jawab akan hal tersebut.

Maka, penting untuk memahami batasan emosional satu sama lain. Dengan begitu, Anda bisa membedakan mana kondisi emosional pasangan yang masih berada di dalam kendali dan yang tidak.

Batasan emosional sejatinya merupakan pemahaman atas emosi masing-masing sehingga tidak membebani orang lain.

Artikel terkait

6. Batasan media sosial

Media sosial sering kali menjadi penyebab pertengkaran, terutama karena masalah kepercayaan.

Untuk menghindarinya, cobalah untuk menetapkan batasan dalam bermain media sosial saat pacaran. Termasuk tentang apakah hubungan Anda perlu diperlihatkan di sana atau tidak.

Selain itu, penting juga untuk membuat batasan tentang sejauh mana Anda bisa mengakses akun satu sama lain.

Dengan begitu, pasangan Anda pasti merasa bahwa privasi mereka dihargai. Beberapa orang bisa merasa terganggu jika privasi mereka terlalu banyak diketahui, bahkan oleh pacar.

7. Batasan hubungan dengan orang lain

Beberapa orang mungkin tidak merasa bermasalah saat melihat pacarnya bertemu dengan lawan jenis atau bahkan mantan. Namun, tidak sedikit pula yang bisa naik pitam karenanya.

Oleh karena itu, tetapkan batasan tentang seberapa jauh pasangan Anda bisa berhubungan dengan orang lain.

Namun, sebaiknya jangan terlalu mengekang pacar Anda dari pergaulan. Pasalnya, merupakan hal yang normal bagi pacar Anda untuk memiliki teman.

Untuk meminimalkan rasa cemburu, cobalah memperkenalkan pasangan ke lingkungan pertemanan Anda.

Setelah menetapkan berbagai batasan pacaran seperti di atas, pastikan untuk selalu menaatinya.

Selain itu, tidak ada salahnya untuk membicarakan tentang batasan secara berkala. Pasalanya, batasan-batasan tersebut mungkin berubah seiring dengan waktu dan kedekatan.

thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

How to create boundaries in romantic relationships. (2021, February 24). love is respect. Retrieved 17 October 2023 from #www.loveisrespect.org/resources/creating-boundaries-in-romantic-relationships/.

How to set healthy boundaries in relationships. (2023, June 12). Cleveland Clinic. Retrieved 17 October 2023 from #health.clevelandclinic.org/how-to-set-boundaries/.

Boundaries: What are they and how to create them. (n.d.). Wellness Center | University of Illinois Chicago. Retrieved 17 October 2023 from #wellnesscenter.uic.edu/news-stories/boundaries-what-are-they-and-how-to-create-them/.

Why time is important in relationships – Just mind counseling. (n.d.). Just Mind. Retrieved 17 October 2023 from #justmind.org/time-important-relationships/.

Versi Terbaru

19/10/2023

Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita

Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari

Artikel Selanjutnya

Mengenal Jenis-Jenis Ketertarikan Pria dan Wanita, Tak Selalu Ingin Pacaran, Lho

Pernahkah Anda berhubungan dekat dengan seorang pria, tapi tidak berakhir menjadi pasangan? Jangan berprasangka buruk dulu. Ketertarikan pria dan wanita nyatanya tidak selalu dilandaskan oleh keinginan untuk menjalin hubungan asmara. Untuk itu, kenali berbagai jenis ketertarikan berikut ini.

Mengenal Jenis-Jenis Ketertarikan Pria dan Wanita, Tak Selalu Ingin Pacaran, Lho

Jenis-jenis ketertarikan pria dan wanita

quality time dengan pasangan

Rasa tertarik tidak hanya muncul dalam bentuk asmara sehingga membuat Anda ingin menjadi pasangan bagi orang lain. Setidaknya, terdapat lima jenis ketertarikan yang dapat Anda alami, berikut di antaranya.

Stres, cemas, atau kelelahan? Terima tips praktis untuk mengelola stres setiap hari melalui WhatsApp.

1. Ketertarikan asmara

Ketertarikan asmara adalah keinginan seseorang untuk menjalin hubungan asmara dengan orang lain, dengan atau tanpa keinginan untuk melakukan interaksi seksual.

Saat Anda menyukai seseorang dan menginginkannya sebagai pasangan Anda, kondisi ini disebut sebagai ketertarikan asmara.

2. Ketertarikan seksual

Ketertarikan pria dan wanita yang bersifat seksual muncul sebagai sifat alami makhluk hidup, yakni keinginan untuk melakukan interaksi seksual dengan individu lain.

Rasa tertarik secara seksual inilah yang merupakan alasan di balik munculnya gairah untuk melakukan kegiatan intim saat bersama pasangan.

3. Ketertarikan fisik

Ketertarikan fisik adalah keinginan untuk melakukan interaksi fisik tanpa latar belakang gairah seksual. Misalnya, saat Anda ingin memeluk, mencium, atau sekadar menyentuh orang yang Anda sayangi.

Jenis ketertarikan ini tidak selalu melibatkan pasangan. Anda juga dapat merasakan ketertarikan ini pada teman atau keluarga.

4. Ketertarikan emosional

Rasa tertarik secara emosional menunjukkan bahwa Anda ingin terhubung dan terbuka kepada orang lain. Anda pun merasa nyaman saat membicarakan berbagai hal dengannya.

Seperti ketertarikan fisik, jenis ketertarikan ini dapat melibatkan pasangan, keluarga, atau sahabat.

5. Ketertarikan estetik

Rasa tertarik secara estetik muncul ketika Anda terpikat pada penampilan orang lain tanpa melibatkan asmara atau gairah seksual. Ketertarikan ini tidak hanya tertuju dari pria pada wanita, tetapi siapa pun yang menarik perhatian Anda.

Tahap-tahap ketertarikan pria pada wanita

pasangan beda usia jauh

Lalu, bagaimana caranya mengetahui bahwa seseorang tertarik kepada Anda dan ingin membangun hubungan asmara?

Secara biologis, ketertarikan terjadi dalam tiga tahap yang terbagi, seperti piramida. Tingkatan status dan kondisi kesehatan berada pada bagian dasar, tingkatan emosional berada di tengah, sementara tingkatan logika berada di puncaknya.

Sadar ataupun tidak, hal pertama yang membuat seseorang tertarik kepada orang lain adalah status dan kondisi kesehatannya. Status sendiri masih terbagi lagi menjadi dua, yaitu:

  • Status internal: kemampuan, kepercayaan diri, nilai-nilai pribadi.
  • Status eksternal: kepemilikan akan sesuatu, pekerjaan, dan penanda fisik.

Seorang pria juga akan memiliki ketertarikan lebih kepada wanita yang memiliki status dan kondisi kesehatan yang baik. Bahkan, sebuah penelitian menemukan bahwa pria memiliki ketertarikan yang lebih besar pada wanita bertubuh bugar, bukan kurus seperti anggapan yang beredar luas.

Selanjutnya, tingkatan ini akan berkembang ke arah hubungan emosional. Pria maupun wanita akan lebih tertarik kepada orang yang bisa dipercaya, memberikan kenyamanan, dan memicu rasa penasaran. Di sinilah orang biasanya jatuh cinta dan memutuskan untuk menjalin hubungan.

mengatasi PTSD

Tingkatan teratas adalah logika. Pada tahap ini, pasangan akan mempertimbangkan berbagai hal dan saling meyakinkan diri.

Misalnya, apakah mereka benar-benar cocok, apakah mereka ingin menikah serta memiliki keturunan, dan lain sebagainya.

Jika tingkatan-tingkatan ini terpenuhi, maka kemungkinan untuk menjalin hubungan asmara menjadi lebih besar. Jadi, Anda tidak perlu merasa minder jika pria yang dekat dengan Anda tidak kunjung menyatakan cinta.

Bisa jadi, walau tak menimbulkan ketertarikan asmara, kehadiran Anda telah menciptakan ketertarikan emosional atau estetik yang membuatnya senang berada di dekat Anda.

thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

The Four Types of Attraction. #www.psychologytoday.com/us/blog/valley-girl-brain/201504/the-four-types-attraction Diakses pada 26 April 2019.

What Raises – or Lowers – Your Secual Attraction To Someone? #www.psychologytoday.com/us/blog/the-new-resilience/201807/what-raises-or-lowers-your-sexual-attraction-someone Diakses pada 26 April 2019.

Frances Bozsik, Brooke L. Whisenhunt, Danae L. Hudson, Brooke Bennett, Jennifer D. Lundgren. (2018) Thin Is In? Think Again: The Rising Importance of Muscularity in the Thin Ideal Female Body. Sex Roles; DOI: 10.1007/s11199-017-0886-0.

What Is Romantic Attraction How To Recognize And Better Understand It. #www.betterhelp.com/advice/relations/what-is-romantic-attraction-how-to-recognize-and-better-understand-it/ Diakses pada 26 April 2019.

What Is Emotional Attraction and How Do You Recognize It? #www.marriage.com/advice/emotional-intimacy/emotional-attraction/ Diakses pada 26 April 2019.

Versi Terbaru

30/04/2019

Ditulis oleh Diah Ayu Lestari

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus

Diperbarui oleh: Rena Widyawinata

Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus · General Practitioner · Rumah Vaksinasi Ciledug · Ditulis oleh Diah Ayu Lestari · Diperbarui 30/04/2019

Apakah artikel ini membantu?

Artikel Selanjutnya

Benarkah Semakin Lama Menjalin Hubungan, Cinta Akan Memudar?

Buat Anda yang sudah menjalin hubungan cukup lama dengan pasangan, pasti sudah sering dengar komentar, “Nggak bosan, tuh?’. Setelah menjalin hubungan asmara dalam waktu yang lama, sensasi cinta yang menggebu-gebu memang akan terasa menurun, tak seperti di awal ketika Anda pertama kali berkenalan. Namun, apa benar cinta memudar seiring berjalannya waktu?

Benarkah Semakin Lama Menjalin Hubungan, Cinta Akan Memudar?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ternyata kualitas dari suatu hubunganlah yang dapat mempengaruhi kadar cinta itu sendiri, bukan singkat atau lamanya hubungan asmara. Hubungan asmara yang tidak disertai obsesi justru membawa kepuasan dan rasa mencintai, bahkan untuk hubungan dalam jangka panjang. Bahkan berdasarkan riset yang dilakukan terhadap pasangan yang hidup bahagia, semakin lama hubungan mereka, ternyata semakin tinggi rasa kasih sayang dan komitmen antara pasangan.

Riset juga dilakukan pada pasangan yang berpisah dan ternyata didapatkan fakta yang sangat mengejutkan, bahwa memang terdapat penurunan dalam hal kepuasan dan komitmen, tapi tidak dalam hal kadar cinta (walaupun memutuskan untuk berpisah, ternyata kadar cinta mereka tetap sama).

Stres, cemas, atau kelelahan? Terima tips praktis untuk mengelola stres setiap hari melalui WhatsApp.

Lamanya hubungan tidak bisa jadi satu-satunya tolak ukur

Suatu hubungan harus didasari oleh kasih sayang antara kedua belah pihak. Bila hanya salah satu pihak saja yang mendominasi atau hanya salah satu pihak yang mengusahakan hubungan tersebut, maka tentu hubungan tersebut tidak dapat berkembang. Jadi sebenarnya seberapa lama Anda sudah menjalin hubungan tidak begitu berpengaruh, asalkan dari kedua pihak sama-sama berkomitmen untuk saling mendukung.

Selain itu, kurangnya rasa saling menghargai dan rendahnya rasa percaya terhadap pasangan bisa membuat rasa cinta memudar.

Adanya masalah-masalah dalam hubungan yang tidak diselesaikan dengan baik tentu juga memengaruhi kadar cinta. Misalnya jika setiap ada masalah Anda justru ngambek dan tidak mau membicarakannya, hanya berharap pasangan mengerti maksud dan isi pikiran Anda. Hal ini tentu tidak akan menghasilkan jalan keluar, hanya bikin frustrasi sehingga lama-lama cinta memudar.

Pada intinya, banyak sekali faktor yang memengaruhi kadar cinta seseorang terhadap pasangannya. Maka, sudah lama menjalin hubungan tidak serta-merta membuat cinta memudar begitu saja. Pasti ada faktor lainnya yang perlu Anda pikirkan dan bicarakan dengan pasangan.

Bagaimana cara mempertahankan cinta kalau sudah lama menjalin hubungan?

Kunci untuk mempertahankan cinta, terutama jika Anda sudah menjalin hubungan asmara cukup lama, adalah dengan menjaga rasa percaya kepada pasangan dan juga rasa percaya diri. Kedua hal ini dapat menghasilkan perasaan tenang dan tidak membuat Anda diliputi kecemburuan dan kekhawatiran akan terjadinya selingkuh atau hal-hal lain yang mungkin dilakukan oleh pasangan Anda.

Pasalnya, banyak orang yang semakin lama menjalin hubungan justru menjadi semakin posesif dan cenderung mengendalikan pasangannya. Padahal, hasrat untuk selalu mengendalikan dan menguasai pasangan inilah yang bisa menyebabkan cinta memudar.

Berusahalah untuk selalu ada, saat pasangan Anda mengalami kesulitan. Dengarkan keluh-kesahnya, atau kalau pasangan sedang tidak ingin bercerita panjang lebar, tunjukkan bahwa Anda ada bersamanya dan mau menemaninya. Jika Anda berdua dapat menerapkan hal ini, maka perasaan nyaman dan kepercayaan dalam hubungan Anda juga dapat meningkat, meski tanpa Anda sadari.

Selain menerapkan kunci-kunci yang sudah dijelaskan di atas, Anda dan pasangan juga dapat melakukan beberapa hal yang dapat membangun romantisme dengan pasangan, antara lain:

  • Cobalah untuk bersikap hangat dan menghargai pasangan, meskipun Anda sedang bad mood atau saat bertengkar.
  • Terbukalah kepada pasangan dan jadilah pendengar yang baik.
  • Berikan kejutan-kejutan kecil yang dapat menunjukkan kalau pasangan adalah orang yang spesial dalam hidup Anda.
  • Luangkan waktu berkualitas bersama pasangan Anda, meskipun hanya sebentar.
  • Berilah dukungan kepada pasangan Anda saat dirinya mengalami kesulitan.
  • Melakukan hal-hal baru agar hubungan tidak terasa membosankan. Misalnya sama-sama mencoba jenis olahraga baru atau bergabung jadi relawan dalam sebuah komunitas.
thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Acevedo B, Aron A. Does a Long-Term Relationship Kill Romantic Love ?. American Psychological Association. 2009 (13): 59-65

Tadinac M, Hrotmako I. Strangers in the night or Love Forever: Characteristics and Preference of Short vs Long-Term Relationship Seekers. Psychological Topics. 2006 (15): 261-276

Meyers L. The eternal questions: Does love last?. American Psychological Association. Tersedia pada #www.apa.org/monitor/feb07/eternal.aspx. Diakses pada 1 Maret 2018

Showing Affection and Respect to Strengthen Relationships. Healthy Relationship and Marriage Education Training. 2013: 1-4

Glass S. H. Infidelity: How Did It Happen ?. Lakefront Wellness Center. 2016: 1-3

Versi Terbaru

21/04/2021

Ditulis oleh dr. Ivena

Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri

Diperbarui oleh: Irene Anindyaputri

Ditinjau oleh dr. Tania Savitri · General Practitioner · Integrated Therapeutic · Ditulis oleh dr. Ivena · Diperbarui 21/04/2021

Apakah artikel ini membantu?

Artikel Selanjutnya

Tak Main-Main, Ini 5 Masalah Kesehatan Akibat Putus Cinta

Bagi beberapa orang, putus cinta atau patah hati bukanlah suatu hal yang bisa diabaikan. Tidak hanya menimbulkan rasa sedih, putus cinta juga bisa membawa akibat pada kesehatan mental dan bahkan fisik.

Tak Main-Main, Ini 5 Masalah Kesehatan Akibat Putus Cinta

Simak informasi berikut untuk mengetahui seberapa jauh putus cinta dapat berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Akibat putus cinta terhadap kesehatan fisik

Beberapa orang mungkin bisa mengatasi patah hati dan menerima putus cinta dengan lapang dada. Namun, tidak sedikit pula yang merasakan efeknya hingga mengalami masalah pada kesehatan fisik.

Berikut adalah beberapa keluhan fisik yang kerap dirasakan seseorang saat mengalami patah hati.

1. Obesitas

akibat putus cinta

Jika selama jatuh cinta Anda akan kebanjiran hormon dopamin karena kebahagiaan, saat patah hati hormon tersebut akan menurun dan digantikan oleh peningkatan hormon kortisol.

Tidak hanya mengakibatkan stres, produksi hormon kortisol yang berlebihan juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan atau obesitas.

Obesitas selama fase patah hati juga bisa terjadi karena banyak orang menyalurkan rasa sedihnya dengan makanan.

Jika dibiarkan, obesitas akibat putus cinta dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang lebih serius, seperti serangan jantung, hipertensi, hingga stroke.

2. Sindrom patah hati akibat putus cinta

Broken heart syndrome (BHS) atau sindrom patah hati adalah gangguan jantung sementara yang terjadi ketika seseorang mengalami emosi atau situasi yang sangat intens.

Fungsi ventrikel/bilik jantung mengalami gangguan sehingga aliran darah ke jantung melalui pembuluh arteri koroner menjadi terhambat.

BHS yang ditandai dengan nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebar ini memang bisa dipicu oleh peningkatan hormon stres yang kerap terjadi selama patah hati. 

Laman American Heart Association menyebutkan bahwa meninggalnya orang terkasih, perceraian, dan putus cinta bisa membuat seseorang berisiko lebih besar mengalami sindrom patah hati.

3. Rambut rontok dan jerawat

Beberapa dari Anda mungkin menyadari bahwa jerawat dan rambut rontok lebih sering terjadi selama patah hati. Kedua kondisi ini diakibatkan oleh stres berlebihan yang Anda rasakan.

Situs Mayo Clinic bahkan menyebutkan bahwa stres bisa menyebabkan tiga jenis kerontokan rambut, yakni:

  • telogen effluvium (kerusakan folikel rambut),
  • trikotilomania (kecenderungan mencabut rambut), dan
  • alopesia areata (rambut rontok karena sistem kekebalan tubuh menurun).

Jerawat dan rambut rontok akibat putus cinta akan mereda seiring dengan munculnya kemampuan Anda dalam mengatasi patah hati.

4. Nyeri dada

dada sakit saat pms

Melihat foto mantan pacar rupanya bisa mengaktifkan saraf simpatis dan parasimpatis sekaligus. Saraf simpatis yang aktif akan mengencangkan otot sehingga meningkatkan detak jantung.

Sebaliknya, aktifnya saraf parasimpatis akan membuat detak jantung dan sistem pernapasan melambat.

Jika seseorang mengalami kedua kondisi tersebut secara bersamaan, mungkin akan timbul gejala berupa rasa nyeri dan tidak nyaman di sekitar dada.

5. Gangguan tidur

Dampak negatif akibat putus cinta yang selanjutnya adalah gangguan tidur. Ini karena peningkatan hormon kortisol akan membuat tidur Anda menjadi tidak nyenyak.

Perubahan suasana di ranjang, saat istri atau suami Anda tidak lagi di sana, juga bisa menyebabkan Anda susah terlelap. Akibatnya, kualitas tidur Anda pun ikut terganggu.

Meskipun sulit, usahakan untuk tetap memenuhi kebutuhan tidur Anda. Pasalnya, tidur yang cukup merupakan salah satu cara mengurangi stres, termasuk yang disebabkan oleh patah hati.

Dampak putus cinta pada kondisi psikologis

Merasa sedih, menangis, dan menyesal merupakan hal-hal yang wajar dilakukan setelah mengakhiri suatu hubungan. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini bisa mempengaruhi kondisi mental Anda.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menjelaskan bahwa emosi negatif yang dirasakan setelah putus memang bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Masih dari penelitian yang sama, sebanyak 21 dari 71 orang yang patah hati melaporkan mengalami gejala depresi. 

Selain depresi, patah hati juga dapat menimbulkan trauma dan rasa takut mengalami kegagalan kembali saat menjalani hubungan yang baru.

Beberapa orang pun memilih untuk menarik diri setelah putus cinta. Jika dibiarkan terlalu lama, perilaku ini bisa menyebabkan isolasi sosial.

Pada kondisi yang lebih serius, patah hati bisa memperpendek umur dan bahkan mendorong seseorang untuk mengakhiri hidup.

Oleh karena itu, penting untuk menemukan cara move on terbaik sehingga Anda bisa segera berdamai dengan masa lalu.

Jika Anda merasa tidak bisa mengatasi sendiri rasa sakit hati usai putus cinta, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan ke psikolog.

Kesimpulan

  • Patah hati bisa berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mental seseorang.
  • Obesitas, sindrom patah hati, jerawatan, rambut rontok, nyeri dada, hingga gangguan tidur merupakan beberapa contoh dampak negatif patah hati pada kondisi fisik.
  • Stres dan depresi merupakan dua hal yang kerap ditemukan usai orang patah hati.
  • Temukan cara move on terbaik untuk menghindari dampak negatif usai patah hati.
thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Is broken heart syndrome real? (2017, December 12). www.heart.org. Retrieved 15 August 2023 from #www.heart.org/en/health-topics/cardiomyopathy/what-is-cardiomyopathy-in-adults/is-broken-heart-syndrome-real#.

Can stress make you lose your hair? (2021, September 14). Mayo Clinic. Retrieved 15 August 2023 from #www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/expert-answers/stress-and-hair-loss/faq-20057820

Verhallen, A. M., Renken, R. J., Marsman, J. C., & Ter Horst, G. J. (2019). Romantic relationship breakup: An experimental model to study effects of stress on depression (-like) symptoms. PLOS ONE14(5), e0217320. Retrieved 15 August 2023 from #doi.org/10.1371/journal.pone.0217320.

Fry, A. (2022, June 24). Stress and insomnia. Sleep Foundation. Retrieved 15 August 2023 from #www.sleepfoundation.org/insomnia/stress-and-insomnia.

Broken heart syndrome – Symptoms and causes. (2021, November 24). Mayo Clinic. Retrieved 15 August 2023 from #www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-heart-syndrome/symptoms-causes/syc-20354617.

Versi Terbaru

24/08/2023

Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari

Ditinjau oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF) · Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Diperbarui 24/08/2023

Artikel Selanjutnya

Ciri-Ciri Depresi karena Putus Cinta dan Cara Mengatasinya

Putus cinta dan depresiCiri-ciriCara mengatasi

Meski beberapa orang bisa melalui kesedihan karena putus cinta selama beberapa hari saja, ternyata tidak sedikit pula yang sampai mengalami depresi karenanya.

Ciri-Ciri Depresi karena Putus Cinta dan Cara Mengatasinya

Jadi, tidak heran jika ada yang menjadi sangat pendiam, suka mengurung diri di kamar, dan bahkan merasa harus membuat janji dengan psikolog usai putus cinta. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Apakah putus cinta bisa menyebabkan depresi?

Putus cinta sering kali meninggalkan kesedihan, kesepian, kemarahan, dan bahkan ketakutan.

Stres, cemas, atau kelelahan? Terima tips praktis untuk mengelola stres setiap hari melalui WhatsApp.

Jika dibiarkan berlarut-larut, berbagai emosi negatif tersebut bisa mengganggu kesehatan mental Anda dan bahkan menyebabkan depresi.

Saat jatuh cinta, tubuh akan meningkatkan pelepasan hormon dopamin, oksitosin, dan serotonin yang membuat kebahagiaan membuncah.

Sebaliknya, saat putus cinta atau kehilangan orang tercinta, tubuh akan lebih banyak melepaskan kortisol dan adrenalin yang bisa menyebabkan stres dan mengacaukan mood Anda.

Gangguan mood dan depresi yang dialami oleh seseorang yang baru putus cinta bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Beberapa contoh gangguan kesehatan akibat patah hati adalah obesitas, nyeri dada, dan gangguan tidur.

Ciri-ciri orang depresi karena putus cinta

gangguan depresi mayor

Pada dasarnya, ciri-ciri depresi karena putus cinta sama dengan gejala depresi pada umumnya.

Seseorang yang sedang patah hati sering kali juga tidak menyadari bahwa kesedihan yang mereka alami sudah berkembang menjadi depresi.

Jika mereka tidak juga menyadarinya, berikut adalah beberapa gejala yang bisa Anda gunakan untuk membantu menyadarkannya.

  • Menarik diri dari lingkungan sosial dan keluarga.
  • Merasa sedih, hampa, dan putus asa hampir sepanjang hari.
  • Kehilangan semangat, energi, dan motivasi untuk beraktivitas.
  • Makan lebih sedikit atau lebih banyak dari biasanya.
  • Sulit berkonsentrasi dan mengambil keputusan.
  • Merasa gagal, bersalah, dan tidak layak.
  • Mudah kecewa, marah, dan tersinggung.
  • Penurunan atau kenaikan berat badan drastis.
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya dinikmati.

Setiap orang bisa mengalami gejala depresi yang berbeda-beda sesuai tingkat keparahannya.

Pada kasus yang sudah cukup parah, jenis depresi ini bisa menimbulkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri.

Pada umumnya, dokter spesialis kejiwaan akan mendiagnosis pasien dengan depresi jika berbagai gejala di atas berlangsung selama setidaknya enam bulan.

Cara mengatasi orang depresi karena cinta

Jika Anda sudah didiagnosis dengan depresi, dokter atau psikolog biasanya akan menawarkan psikoterapi dan meresepkan obat jika perlu. Pastikan Anda datang ke sesi terapi secara teratur dan minum obat sesuai resep.

Penanganan depresi karena putus cinta perlu dilakukan dengan tepat karena kondisi ini bisa menyebabkan masalah pada jantung yang disebut broken heart syndrome.

Selain menjalani perawatan dengan dokter atau psikolog, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sekaligus mencegah depresi karena putus cinta.

1. Hindari stalking mantan

Membatasi kontak seminimal mungkin dengan mantan adalah langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk mencegah depresi karena putus cinta.

Jangan pula membanding-bandingkan proses move on Anda dengan mantan, sebab setiap orang menjalani proses move on dengan cara yang berbeda.

Usahakan untuk tidak terburu-buru mencari “pengganti” ketika mantan Anda sudah memiliki kekasih baru. Satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menenangkan diri terlebih dahulu.

2. Akui perasaan Anda

Apa beda depresi dan bipolar disorder

Laman Psychological & Counseling Services menyebutkan bahwa salah satu cara berdamai dengan patah hati adalah mengakui bahwa Anda merasa sedih karenanya.

Itu artinya, jangan terlalu berusaha mengabaikan emosi negatif yang Anda miliki. Pengabaian emosi justru bisa membuat proses berdamai menjadi lebih sulit dan lama.

3. Jangan salahkan diri sendiri

Beberapa dari Anda mungkin menyadari bahwa penyebab putus pada hubungan kali ini adalah karena kesalahan yang Anda buat.

Depresi karena putus cinta bisa membuat Anda merasa menyesal dan bersalah. Meski begitu, bukan berarti Anda harus terus-menerus menyalahkan diri sendiri.

Sebaliknya, gunakan kesalahan tersebut untuk memperbaiki diri sehingga Anda tidak melakukannya lagi pada hubungan selanjutnya.

4. Lakukan sesuatu yang sempat tertunda

Memiliki kekasih bisa membuat sebagian orang melupakan hobi atau aktivitas lain yang selama ini disukainya. Apakah Anda juga mengalami hal yang sama?

Nah, alih-alih merenungkan kesedihan, Anda bisa memanfaatkan waktu setelah putus untuk melakukan impian, hobi, atau kegiatan yang sempat tertunda.

Putus cinta merupakan pengalaman yang amat pahit, tetapi kepergian orang lain sebenarnya bisa menjadi waktu bagi Anda untuk fokus pada diri sendiri.

5. Cari dukungan

Saat dilanda kesedihan, jangan ragu untuk menceritakannya pada orang-orang terdekat. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa sendirian dan bisa mendapatkan dukungan moral.

Selain itu, Anda bisa memakai waktu yang selama ini digunakan untuk bertemu kekasih untuk menemui sahabat atau keluarga terdekat.

Cara ini diharapkan bisa memberikan kebahagiaan dan kesadaran bahwa masih banyak orang yang menyayangi Anda.

Entah berapa lama hubungan yang terjalin, perpisahan dengan orang tercinta memang tidak akan luput dari kesedihan.

Beberapa orang mungkin bisa pulih dalam hitungan hari. Namun, tidak sedikit pula yang harus meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk keluar dari kesedihan tersebut.

Jadi, jangan malu untuk mencari bantuan ketika Anda merasakan gejala depresi usai putus cinta.

Kesimpulan

  • Jika dibiarkan, kesedihan yang berlarut setelah putus cinta bisa menyebabkan depresi pada beberapa orang.
  • Beberapa ciri depresi karena putus cinta adalah menarik diri dari lingkungan, kehilangan semangat, penurunan atau kenaikan berat badan drastis, dan munculnya perasaan gagal atau bersalah.
  • Selain mendatangi psikolog atau dokter, depresi karena patah hati bisa diatasi dengan menghindari stalking mantan, melakukan sesuatu yang sempat tertunda, dan mencari dukungan.
thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Smith, M. (2018, November 2). Coping with a breakup or divorce. HelpGuide.org. Retrieved 14 May 2024 from #www.helpguide.org/articles/grief/dealing-with-a-breakup-or-divorce.htm.

Clinic, C. (2023, December 4). Can you actually die from a broken heart? Cleveland Clinic. Retrieved 14 May 2024 from #health.clevelandclinic.org/can-die-broken-heart-emotional-questions.

Break UPS: How to help yourself move on. (2023, February 15). Psychological & Counseling Services. Retrieved 14 May 2024 from #www.unh.edu/pacs/break-ups-how-help-yourself-move.

The painful truth about breakups. (2021, July 29). The Jed Foundation. Retrieved 14 May 2024 from #jedfoundation.org/resource/the-painful-truth-about-breakups/.

Versi Terbaru

05/06/2024

Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

Diperbarui oleh: Edria

Ditinjau oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro · Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Diperbarui 05/06/2024

Apakah artikel ini membantu?

Artikel Selanjutnya

Siapa Lebih Cepat Move On Usai Putus, Pria atau Wanita?

Laki-laki cepat move onEmosi priaTips

Move on adalah fase yang harus dilewati setelah putus cinta. Beberapa orang bisa melakukannya selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan, tetapi ada pula yang bisa lebih cepat move hanya dalam hitungan hari.

Siapa Lebih Cepat Move On Usai Putus, Pria atau Wanita?

Jenis kelamin dinilai sebagai salah satu faktor yang membuat seseorang lebih cepat melupakan masa lalunyatetapi benarkah demikian? Simak ulasan berikut untuk jawabannya.

Apakah benar laki-laki lebih cepat move on?

Selama ini, pria atau laki-laki dikenal lebih cepat move on dibandingkan wanita. Namun, sampai saat ini sebenarnya tidak ada penelitian memadai yang bisa memastikan hal tersebut. 

Stres, cemas, atau kelelahan? Terima tips praktis untuk mengelola stres setiap hari melalui WhatsApp.

Itu artinya, pria bisa saja membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melupakan mantannya dibandingkan wanita, begitu pula sebaliknya. 

Alih-alih jenis kelamin, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi patah hati biasanya ditentukan oleh seberapa lama hubungan tersebut terjalin, penyebab putus, tingkat keseriusan hubungan, dan niat itu sendiri.

Kepercayaan bahwa pria cenderung lebih cepat move on sepertinya berasal dari kemampuan mereka untuk menyembunyikan emosi.

Menurut laman MensLine Australia, stereotipe pria di masyarakat yang terlihat kuat, tangguh, dan tabah membuat mereka berusaha menyembunyikan kesedihannya dari orang-orang di sekitarnya.

Alih-alih fokus pada kesedihan, pria yang baru saja putus cinta biasanya langsung melakukan hal-hal yang dulunya tidak bisa ia lakukan saat pacaran.

Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi pengalihan tersendiri bagi mereka. Hal itu juga membuat pria terlihat lebih cepat move on dibandingkan wanita.

Namun, karena hal tersebut merupakan stereotipe atau penilaian secara umum, bisa saja seorang pria melakukan yang sebaliknya. Ini tentu merupakan hal yang wajar. 

Sementara itu, wanita memang cenderung lebih terbuka dalam menunjukkan emosi dan kelemahannya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports juga menunjukkan bahwa perubahan hormonal pada waktu-waktu tertentu membuat seorang wanita menjadi sedikit lebih emosional.

Alhasil, wanita akan terlihat lebih sedih ketika putus cinta dan membutuhkan waktu move on yang lebih lama.

Namun, perlu Anda ingat bahwa peran perubahan hormon sangatlah kecil jika dibandingkan dengan penyebab susah move on lainnya yang bisa dialami oleh seorang laki-laki.

Laki-laki cenderung menyembunyikan emosinya

karakteristik orang yang berduka cita

Seperti yang disebutkan di atas, seorang pria cenderung memilih untuk menyembunyikan kesedihannya karena stereotipe yang beredar di masyarakat.

Karena hal tersebut, pria cenderung tidak akan menunjukkan kesedihannya setelah putus cinta dan terlihat memiliki siklus move on yang lebih cepat.

Namun, hal tersebut justru dikhawatirkan membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar berdamai dengan masa lalunya.

Pasalnya, pada hari-hari pertama putus cinta, mereka hanya menyimpan atau menyembunyikan rasa sedihnya, bukan benar-benar mengatasinya.

Alhasil, ketika berhadapan dengan sesuatu yang berkaitan dengan sang mantan, pria mungkin lebih sedih atau kesal karena lebih mudah teringat tentangnya.

Sementara itu, wanita mungkin lebih mudah berdamai karena sudah mengeluarkan emosinya pada hari-hari awal setelah putus hubungan.

Walau begitu, hal tersebut tetaplah bersifat personal. Artinya, seorang wanita juga bisa melakukan hal serupa yang dilakukan oleh pria, begitu pula sebaliknya.

Artikel terkait

Tips agar cepat melupakan mantan

Beberapa orang mungkin bisa move on dalam hitungan hari, tetapi ada pula yang masih belum berhasil meski sudah melakukannya selama bertahun-tahun.

Supaya usaha move on Anda cepat berhasil dan Anda terhindar dari depresi karena patah hati, coba ikuti beberapa tips berikut.

  • Fokus pada diri sendiri, misalnya melakukan hobi yang sempat tertunda karena pacaran.
  • Jangan mengisolasi diri. Cobalah berinteraksi dengan teman-teman dan keluarga.
  • Validasi perasaan Anda. Jangan menyangkal bahwa Anda merasa sedih dan kesepian setelah putus.
  • Batasi komunikasi dengan mantan.
  • Ingat-ingat kembali cita-cita atau goals di masa depan.
  • Berhenti menyalahkan diri sendiri atas hubungan yang sudah berakhir.
  • Jangan menutup hati untuk orang baru.

Setiap orang, baik pria maupun wanita, bisa membutuhkan waktu move on yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda tak perlu berlomba adu cepat move on dengan mantan.

Jika pengalaman putus cinta Anda tidak bisa terlupakan karena sesuatu yang bersifat traumatis, jangan ragu untuk meminta bantuan pada psikolog.

Kesimpulan

Sampai saat ini, tidak ada bukti mencukupi yang bisa membuktikan bahwa pria bisa lebih cepat move on. Pria bisa terlihat lebih cepat melupakan mantannya lantaran stereotipenya yang tangguh. Alhasil, mereka memilih untuk berusaha menyembunyikan kesedihannya alih-alih menunjukkannya.
thumbnail
Sedang stres atau depresi?
8.4k Postingan90k Anggota

Ayo tanya dokter dan psikolog kami serta berbagi cerita bersama di Komunitas Kesehatan Mental Hello Sehat!

Trauma akibat di selingkuhi istri

Agus Hartanto·19 jam yang lalu

Perasaan cemas serta khawatir yang menghantui pikiran dan hati yang tidak mudah hilang

0

3


Hallo Dok

Saya sering menangis nangis sendiri terus teriak teriak terus jari tangan dan kaki saya sampai kaku....itu kenapa ya Dokter 🙏

0

4


Saya kadang sering lupa hal-hal yang baru saja terjadi itu kira-kira kenapa ya dok? Tolong bantuan nya

1

4

Verifying...

Deteksi Dini Depresi Online

Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi.

Cek apakah Anda sedang dalam kondisi depresi atau tidak secara online dan mudah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Morris, C. E., Reiber, C., & Roman, E. (2015). Quantitative sex differences in response to the dissolution of a romantic relationship. Evolutionary Behavioral Sciences9(4), 270-282. Retrieved 20 August #doi.org/10.1037/ebs0000054

Study: Women hurt more by breakups but recover more fully. (n.d.). EurekAlert!. Retrieved 20 Augus #www.eurekalert.org/news-releases/827184.

Men and emotions. (2021, July 12). MensLine Australia. Retrieved 20 Augus #mensline.org.au/mens-mental-health/men-and-emotions/.

Weigard, A., Loviska, A. M., & Beltz, A. M. (2021). Little evidence for sex or ovarian hormone influences on affective variability. Scientific Reports11(1). Retrieved 20 Augus #doi.org/10.1038/s41598-021-00143-7.

Break UPS: How to help yourself move on. (2023, February 15). Psychological & Counseling Services. Retrieved 20 Augus #www.unh.edu/pacs/break-ups-how-help-yourself-move.

 

Versi Terbaru

20/09/2024

Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

Diperbarui oleh: Edria

Ditinjau oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF) · Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Diperbarui 20/09/2024

Apakah artikel ini membantu?